Sunday, March 10, 2013

Modern ERP for Oil and Gas Operations

ERP yaitu system informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur/jasa yang berperan untuk mengintegrasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi, maupun distribusi pada perusahaan Manfaat dari penggunaan ERP yaitu:
1) Mengintegrasikan data keuangan
2) Standarisasi proses operasi
3) Standarisasi Data dan Informasi

IFS pernah mendapatkan kontrak untuk menerapkan software sistem ERP (Enterprise Resource Planning) untuk penyedia jasa industri minyak dan gas, Maersk Drilling dan Maersk Supply Service. Maersk Supply adalah perushaan yang mendukung produksi minyak dan gas global dengan menyediakan jasa pengeboran untuk  perusahaan minyak di seluruh dunia. Dan juga, Maersk Drilling in-house engineering department membangun rig baru dan memodifikasi rig yang sudah beroperasi.

Dengan menggunakan IFS application, pemilik asset dan service contractors memiliki industry based-solution untuk mendapatkan proses prose yang efektif dan meningkatkan service revenue.


“Struktural organisasi tradisional dan sistemnya membuat pemahaman situasi real-time operational sangat sulit, membuat beberapa penundaan dalam resourcing dan suppy, membebankan biaya lebih dan menjadikannya tidak mungkin untuk memutuskan apakah sebuat opportunity pada akhirnya menguntungkan. Menyusun sebuah bisnis di sekeliling  jaringan sebuah project yang terintegrasi – dibandingkan dengan departemental  atau lokasi geografis yang tetap adalah dasar dari sebuah kesuksesan. Aplikasi IFS adalah sebuah sistem yang membuat perusahaan dapat bergerak dari secara departemental menghadapi kendala menjadi sebuah perusahaan yang embrace end-to-end process. Hal ini memungkinkan para manajer memiliki pandangan yang lebih besar dan cepat terhadap suatu proses , memungkinkan semua resiko di kelola. secara dekat dan detai dan memungkinkan segala kemungkinan untuk adjustment diterapkan secara instant”. Kata Glenn Arnesen, CEO dari IFS Scandinavia.
 
Sumber Artikel:

What is KM? Knowledge Management Explained


Michael E.D. Koenig

Pada awal pergerakan KM, Davenport (1994) menyebutkan kutipan definisi yang juga dirasa masih terlalu luas:

Knowledge Management adalah proses menangkap, mendistribusikan, dan menggunakan pengetahuan secara efektif.”

Beberapa tahun kemudian, Gartner Group membuat definisi kedua dari KM, salah satunya yang paling sering dikutip (Duhon, 1998):

Knowledge Management adalah ilmu yang menyediakan pendekatan yang terintegrasi untuk mengidentifikasi, memperoleh, mengevaluasi, mengambil, dan membagi semua aset informasi sebuah perusahaan. Aset-aset ini termasuk database, dokumen, kebijakan, prosedur, dan keahlian dan pengalaman pekerja pada masa lalu.”

IBM mencoba menguraikan tentang KM dengan mengembangkan sebuah grafik yang didasarkan pada perbedaan antara mengumpulkan isi informasi dan menghubungkan orang-orang.


Cara lain untuk melihat dan mendefinisikan KM adalah untuk menggambarkan KM sebagai pergerakan untuk mereplikasi informasi dari lingkungan agar mendukung kesuksesan R&D  secara mendalam, dan menyediakan komunikasi yang terbuka  dan akses informasi yang menyebar secara luas di seluruh perusahaan.

A study on Information management system in Tesco Plc

Author: Bisnu Kumar Chongbang, Dhankuta Nepal, Now in London

Tesco PLC adalah toko grosir dan retail multinasional dari inggris, yang bermarkas di Cheshunt, United Kingdom. Retailer terbesar ke tiga di dunia setelah Walmart dan Carrefour, di hitung dari pendapatan.

 


Studi ini mengenai analisis strategi manajemen informasi dan pengaruhnya dalam pengambilan keputusan dalam suatu organisasi dan pada performa organisasi.Management Information System (MIS) adalah  adalah sistem aliran informasi antara area fungsional dari manajemen seperti Human Resources, keuangan, produksi, pemasaran dan menyebar pada lapisan yang berbeda pada top manajemen, menengah dan bawah organisasi.

Data dan informasi adalah aset penting dalam organisasi dimana mempunyai peran penting dalam sukses atau gagalnya suatu organisasi. Di Tesco, informasi di gunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh karena itu data dan informasi haruslah dapat di pertanggung jawabkan atau terpercaya. Informasi juga harus di saring untuk mendapatkan informasi yang relevan, sehingga dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan. Tesco menggunakan RTI (Real Time Link) dengan BizTalk dan SQL server untuk menyediakan tim manajemen dimana tersimpan penyimpanan data supermarket lebih dari 12000 penyimpanan. Hal ini memberikan pandangan bagi manajer mengenai performa individu, dasar yang kuat untuk aplikasi real time lainnya termasuk manajemen inventori dan laboratorium mengenai pengawasan. Tesco juga menggunakan proses data mining dengan menganalisa informasi langsung melalui Electronic Point of Sale (EPOS)/poin penjualan elektronik (Tesco, 2010).